Arsip untuk ‘nyantri’ Kategori

Dua Sendok Garam

Tasban dikenal sebagai santri yang periang. Setiap berhadapan dengan Mbah Yai tak pernah sekalipun wajah cemberut tampak di depan gurunya. Mbah Yai amat menyayangi Tasban karenanya.
Pada suatu hari Tasban hadir di depan Mbah Yai dengan raut dahi berkerut, bibir monyong dan tatap mata tertunduk. Mbah Yai tahu bahwa ada sesuatu yang mengganggu pikiran santrinya ini.
“Hari [...]

Continue reading »

Ilmu Ikhlas

“Manusia itu seluruhnya akan binasa, kecuali mereka yang beriman. Mereka yang beriman itu seluruhnya akan binasa, kecuali yang beramal. Dan mereka yang beramal seluruhnya akan binasa kecuali mereka yang ikhlas”

Continue reading »

Siwur

Dua kakak beradik santri, Tasban dan Koncer pulang dari pesantren. Mereka kini harus kembali di masyarakat dan berbaur dengan mereka. Masyarakat tempat mereka tinggal begitu patuh kepada sang Kyai. Sami’na wa Ato’na. Apa yang didawuh sang Kyai maka itulah ketetapan yang berlaku. Tak heran jika mereka kaget setengah hidup begitu tahu kebiasaan yang berbeda dengan [...]

Continue reading »