Ilmu Ikhlas

“Manusia itu seluruhnya akan binasa, kecuali mereka yang beriman. Mereka yang beriman itu seluruhnya akan binasa, kecuali yang beramal. Dan mereka yang beramal seluruhnya akan binasa kecuali mereka yang ikhlas”

Dengan dalih pendidikan politik bagi rakyat pilkada diadakan. Semarak umbul-umbul dan pamflet berisi foto-foto calon penguasa daerah terpampang di sudut kota dan desa. Namun ketika hari coblosan tiba dan hasil pemenang diumumkan lantas berbuntut dengan kerusuhan. Kasus Pilgub di Maluku Utara, perseteruan dua kubu massa pendukung calon gubernur di Jabar dan sederetan peristiwa serupa di daerah lain menyiratkan kurangnya kesadaran dan kedewasaan masyarakat berdemokrasi. Siapa yang untung dan buntung dalam hal ini? Akankah pilgub Jateng berakhir serupa dengan peristiwa-peristiwa tersebut?.

Kuncinya adalah ilmu ikhlas. Siapapun pemenangnya yang penting dapat membawa kesejahteraan bagi rakyat. Ikhlas menerima kekalahan merupakan bukti kedewasaan berpikir. Lantas apa arti ikhlas? Imam Al-Ghazali memberikan pemikirannya tentang konsep ikhlas. Beliau mengatakan bahwa jika seseoramng mengatakan bahwa dirinya ikhlas berarti dia belum ikhlas.
Di bawah ini saya analogikan ikhlas berdasarkan obrolan tengah malam di pos rondha. Mohon maaf jika saya mengajak untuk mengingat saat kita buang hajat. Perut kita sakit. Ada sesuatu yang mendesak ingin keluar dari dalam. Pastinya WC merupakan tempat utama untuk menyelesaikan masalah tersebut. Lega dan plong hati ketika hajat telah tertuntaskan. Lantas apakah setelah itu kita merasa kecewa telah kehilangan kotoran yang kita keluarkan? Apakah kita terus mengingat-ingat berapa banyak yang keluar hingga terbawa sampai mimpi?. Ikhlas merupakan totalitas manusia berusaha. Usaha yang dilakukan sepenuh hati dan siap menerima apapun hasilnya. Keikhalasan adalah wujud kepasrahan diri manusia setelah berusaha. Niat yang berangkat karena Allah tanpa tendensi apapun adalah pijakan ikhlas. Jika menang bersyukur, jika kalah tidak apa-apa. Semoga keihlasan hati melandasi tiap hati masyarakat dalam PILGUB JATENG  22 Juni mendatang.

…ngudarasa sakdurunge pilgub Jateng 22 Juni 2008…

About these ads

4 Komentar on “Ilmu Ikhlas”

  1. M Imron Pribadi mengatakan:

    IKHLAS adalah sebuah ilmu pengakuan, penyaksian dan pernyataan diri dengan ikrar bahwa tidak ada Tuhan didalam dirinya dan seluruh panca indranya selain Allah. Hingga Ikhlas mampu menjelma sebagai sifat diri yang mampu mengesakan Allah dalam segala sifatNya kedalam jiwanya bagi orang-orang yang mengesakan Allah.

    IKHLAS adalah puncak dari segala ilmu Allah yang paling tinggi, begitu juga Rosulullah sangat mendalami ilmu ini. Sehingga karena terlalu mendalami ilmu Ikhlas maka Muhammad Rusulullah dengan jiwa ikhlasnya apapun menjadi tunduk dan sujud padanya karena kekuatan Ilmu Ikhlas yang dimilikinya yaitu ilmu mengesakan Allah yang telah menjelma dalam seluruh jasmani dan rohaninya.

    IKHLAS adalah ilmu Allah yang lahir dari sifat dan nama Allah itu sendiri yang Maha Esa dari segala sesuatunya dengan sifatnya yang maha pengasih dan penyayang untuk semua umat manusia, tidak peduli dari berbagai suku dan lintas agama.

    IKHLAS adalah ilmu Allah untuk menata indahnya dunia, baik hidup secara duniawi maupun hidup untuk ketenangan batin hingga akhirat nanti. Karena ikhlas adalah benar-benar sifat yang luhur timbul dari niat dengan sebenar-benarnya niat dengan mengesakan Allah dalam dirinya.

    IKHLAS milik kita bersama tanpa melihat suku, agama, status, jenis dan beraneka kepentingan manusia, ikhlas adalah ilmu untuk menata hati, budi, prilaku dalam mengendalikan hidup dan pergaulan hidup kita kepada sesama manusia karena ikhlas adalah berkehendak hanya untuk Allah dan karena Allah semata sebagai manifestasi pengesahaan dzatnya dari segala sifatNya yang direfleksikan kedalam jiwa orang yang mengesakan Allah.
    IKHLAS adalah sebuah ilmu pengakuan, penyaksian dan pernyataan diri
    dengan ikrar bahwa tidak ada Tuhan didalam dirinya dan seluruh panca
    indranya selain Allah. Hingga Ikhlas mampu menjelma sebagai sifat diri
    yang mampu mengesakan Allah dalam segala sifatNya kedalam jiwanya bagi
    orang-orang yang mengesakan Allah.

    Ikhlas adalah puncak dari sgala ilmu ALLAH yang paling tinggi dan Rosulullah adalah salahsatu insan yg mampu mendalaminy diantarra rosulr yg lain dan kita sbg umatnya wajib mengamalkannya…

    IKLHAS ternyata adalah sebuah sikap diri yang pada endingnya justru sebuah kekuatan yang Maha dahsyat bagi orang-orang yang milikinya. karena orang yang ikhlas adalah orang yang mampu mengesakan Allah dan segala permasalahan hidupnya dalam ke-Esaan Allah, hingga Allah lah yang menggerakkan prilaku jasmani dan rohani ki……ta, bukankah ini sebuah kekuatan yang sangat luar biasa? marilah kita berlomba menuju gerakan jiwa raga yang ikhlas.
    Jika kekuatan ikhlas dalam hati sudah mampu mengalir dalam aktifitas jasmani kita, maka bersiap-siaplah kita akan menerima keajaiban dari Allah yang tidak pernah kita duga dan datang silih berganti.
    Ketika keajaiban Allah datang dalam bentuk pertolongan kepada hambanya
    atau suatu kaum, sering kali akal sehat kit tidak mampu menjangkaunya
    untuk menganalisanya.
    iwa yang ikhlas itu dapat dibentuk dari latihan secara rutin untuk memahami hidup dengan rasa kasih sayang dalam hati, ihklas hanya dapat dilatih dengan bahasa hati untuk memahami hidup dan permasalahannya.

    IKHLAS memiliki makna yang sangat luas dalam segala sisi kehidupan tanpa memandang batas ruang dan waktu.
    ikhlas itu bukanlah sebuah doa, tetapi ikhlas itu merupakan intisari dan hati daripada doa itu sendiri, karena ikhlas itu adalah mengesakan Allah dari segalanya dan segalanya permasalahan hidup kita menjadi kita esakan dan kita satukan kembali dalam ke-esaan Allah.

  2. M Imron Pribadi mengatakan:

    jadilah sikap ikhlas dalam diri hingga ikhlas telah menyatu dalam segala prilaku kita dalam menjalani hidup ini. Maka segalanya akan kita capai, segalanya akan kita lihat karena dengan ikhlas semua tabir dan rahasia dari Allah terungkap apalagi hanya rahasia hidup dan dunia semua terasa lebih terang benderang seperti cahaya matahari di gurun pasir.
    Ikhlas_Pada suatu sa’at kita perlu berdamai dengan takdir.Kita harus belajar mema’afkan diri sendiri,bahwa kita bukanlah penentu atas apapun yang terjadi.Allahlah yang menentukan segala sesuatu,kita manusia hanya bisa berusaha semaksimal mungkin.
    ikhlas memang tidak mudah karena ikhlas adalah perbuatan untuk mengesakan Allah terhadap segala perbuatan kita, sehingga dalam kondisi apapun kita menjadi menerima apa adanya sesuai kehendak Allah.
    YACH… ikhlas hanya milik hati dan rahasia Allah saja jadi tidak perlu jadi tolak ukur karena tidak ada orang yang mampu mengekuru tingkat keikhlasan seseorang karena hanya Allah saja yang mampu.
    semoga itu menjadi pertanyaan hati hanya untuk diri sendiri kita yang mecoba menuju ikhlas dan meningkatkan ikhlas dalam tahap tingkat tertentu, karena ikhlas itu dalam suluknya merupakan hablu minallah, apabila di jadikan hablu minannas maka bukan ikhlas lagi. biarlah hablu minannas nya menjadi dampak dari sifat ikhlas kita yang telah tervestivalkan dalam prilaku kita .
    Sedih itu bukanlah sebuah penderitaan dalam hidup, dalam pikiran, tetapi lebih merupakan sebuah anugerah dari Allah bahwa kita masih memiliki rasa, sedih adalah rasa untuk menikmati sebuah hakekat permasalahan hidup.

    Sedih adalah anugerah dan nikmat hidup yang haruas dikembangkan menuju tujuan dan hakekat hidup, karena sedih itu adalah rasa bukan sebuah emosi diri apalagi amarah diri. Maka bersyukurlah atas nikmat sedih dalam hidup ini, disinilah akan terbuka rahasia dan tabir hidup dari Allah hingga sedih mampu membawa kearah jiwa yang lebih ikhlas.
    Rasa sedih adalah anugerah yang harus kita syukuri, dengan bersyukur maka kita akan sabar dengan sabar maka lahirlah fakus, dengan focus maka timbullah ketenangan dengan tenang maka terciptalah hakekat bahagia dengan bahagia maka terciptalah ikhlas dalam hati terfestival dalam prilaku hidup.
    Dengan berkat bantuan password buku”Quantum Ikhlas “ serta didukung oleh buku seri kedua “Zona Ikhlas” maka kedua buku ini mampu menjadi password dalam diriku untuk membuka tabir rahasia dan keajaiban dari Allah yang selama ini aku cari hingga bertahun-tahun. Sungguh luar biasa makna dan hakekat ikhlas dalam diri, hingga ikhlas mampu membuka makrifatulah yang selama ini terhijab oleh belenggu-belenggu jiwa yang sangat kuat dan sepertinya tidak ada lagi kunci untuk membukanya.
    Sebuah pengalaman dan keajaiban dari hati yang ikhlas telah terjadi pada diriku sangat banayk sekali, diantaranya pada tgl, 27 Nopember 2009 yang lalu adalah hari raya idul adha. Kebetulan saya sedang bekerja di luar pulau tepatnya di kota Pekanbaru. Sementara itu keluarga ada di jawa yaitu di kota Jember, kebetulan aku memiliki saudara di Bukittinggi. Dua hari sebelum hari raya aku ditelpon saudaraku agar pergi ke Bukittinggi untuk lebaran dan silraturrahmi disana. Saya sangat senang sekali, tetapi yang jadi ganjalan hati saya adalah bahwa uang saya saat itu tinggal Rp. 200,000,-. Ternyata setelah aku pertimbangkan aku memilih jadi pergi ke Bukittinggi dengan asumsi uang tersebut cukup untuk beli BBM pulang pergi.
    Berangkatlah sudah aku keBukittinggi dengan mobil avanza BM 1451 TI fasilitas dari kantorku, ternyata betul sekali untuk berangkat menghabiskan BBM 22,22 liter karena jarak tempuhnya Pekanbaru – Bukitting adalah 220 km. Berarti uang saya cukup juga untuk pulangnya nanti yang seratus ribu.
    Tanpa diduga, ternyata saudara saya mengajak saya jalan-jalan dan silaturrahmi ke saudaranya di kota Solok dan Batu sangkar. Wah … hati saya jadi bingung, walau akhirnya aku tetap berangkat juga dengan membawa mobil sendiri, mengingat saudaraku termasuk keluarga besar, sehingga mobil inovanya hanya untuk keluarganya saja. Habislah uang saya untuk beli BBM lagi Rp. 50,00000,- dan tinggal Rp. 50,000,- hatiku semakin bingung untuk beli BBM pulang.
    Pada dua hari selanjutnya aku pulang ke pekanbaru dengan hati penuh gundah dan bingung, aku harus berangkat ke Pekanbaru hanya dengan uang Rp. 50,000,- yang mampu hanya untuk menempuh setengah perjalanan saja. Dengan suasana hujan lebat aku tetap berangkat dan hanay satu tekad saja yaitu berangkat, mau pinjam saudaraku kok malu rasanya, masak manager tidak punya uang untuk beli BBM, maklum aku baru ketemu saudaraku yang di Bukittinggi ini.
    Dengan kekuatan hati tulus ikhlas aku berangkat balik ke Bukittinggi dan di kota Paya Kumbuh saya isi BBM Rp. 50,000,-. Perjalanan saat itu kebetulan hujan lebat dan malam hari lagi. Dengan hati cemas sebelumnya aku terus berangkat dan tidak henti-hentinya saya terus berdzikir dan menyetel lagu-lagu islami. Terus aku berjalan dan tidak henti-hentinya aku berdzikir, pada saat itu aku terasa hening dan menikmati perjalanan dan terasa indah selakali. Waktu terus berjalan dan mobilku melaju menuju kota Pekanbaru.
    Tanpa saya duga dan dengan sejuta pertanyaan dalam hati mengapa BBM kok tidak habis-habis yaaa….. hingga perjalanan masuk kota Pekanbaru pukul. 01.30 BBWI. Dengan sangat keheranan dalam hati yang tidak terjawab aku sujud syukur pada Allah, Yaaa… Allah terima kasih atas keajaibanmu pada hari ini, karena sungguh banyak sekali keajaibanmu yang kau berikan pada hidupku. Dengan pikiran yang tidak mampu menjawabnya aku terus tidur.
    Pada hari esoknya aku berangkat kerja dan kebetulan saat itu dapat cairan uang biaya oprasional dan langsung aku beli BBM Rp. 100,000,- setelah aku isi dan aku beerjalan dengan hati tulus ikhlas sambil mendengarkan music, tanpa aku sadari mataku terbelalak melihat spedo meter. Subhanallah…. Ternyata kemarin BBM aku isi dengan Rp. 50,000,- kok cukup untuk menempuh perjalanan Bukittinggi menuju Pekanbaru karena oleh ptugas BBM di isi sejumlah Rp. 100,000,- walau sebelumnya aku beli dengan memberikan uang Rp. 50,000,-. Inilah salah satu keajaiban Allah yang aku terima karena dampak bersyukur dan ikhlas selalu dalam kondisi apapun. Dan masih banyak lagi pengalaman lain yang membuatku sangat tidak berdaya dengan keajaiban dari Allah.

  3. pelet semar mesem mengatakan:

    You actually make it seem so easy with your presentation but I find
    this matter to be really something that I think I would never understand.
    It seems too complex and very broad for me. I’m looking forward for your next post, I will try to get the hang of it!

  4. ibnue hafidz mengatakan:

    Terlalu ringkas, kurang puas lagi…tpi bagus .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.